image

6 Tips Menggunakan Lokasi Shooting Di Tempat Umum

Shooting film merupakan proses perekaman gambar dan suara yang dilakukan dalam produksi film. Pengambilan gambar ini melibatkan penggunaan kamera dan peralatan sinematik untuk merekam adegan dan dialog. Shooting film melibatkan penentuan sudut kamera, komposisi gambar, pencahayaan, pengaturan adegan, serta latar lokasi yang mendukung. Berbagai lokasi bisa dijadikan tempat shooting, tidak hanya sewa studio tetapi juga tempat umum. Salah satunya adalah memilih lokasi shooting di tempat umum yang butuh beberapa persiapan. Berikut ini adalah beberapa tips menggunakan lokasi shooting di tempat umum yang perlu Anda ketahui!

 

Baca juga: 6 Rekomendasi Lokasi Shooting Film di Jakarta

 

Tips Menggunakan Lokasi Shooting di Tempat Umum

Menggunakan lokasi shooting di tempat umum memerlukan perencanaan dan persiapan yang matang. Berikut ini beberapa tips untuk membantu Anda:

1.  Perizinan dan Izin

Pastikan Anda mendapatkan semua izin dan perizinan yang diperlukan sebelum melakukan pemotretan di tempat umum. Terdapat beberapa perizinan yang perlu Anda lakukan, diantaranya adalah izin dari pemilik properti jika Anda ingin melakukan shooting di properti swasta, seperti gedung, taman, atau tempat usaha, Anda perlu mendapatkan izin dari pemilik properti.

Beberapa lokasi diatur oleh pihak berwenang setempat, seperti kota, kota kecil, atau departemen pemerintah. Anda mungkin perlu mendapatkan izin dari mereka untuk melakukan shooting di tempat umum seperti jalan raya, taman kota, atau tempat wisata. Jika Anda berencana menggunakan drone selama proses shooting, Anda mungkin perlu mendapatkan izin khusus dari pihak berwenang.

Setiap lokasi dapat memiliki peraturan dan persyaratan izin yang berbeda, jadi sangat penting untuk melakukan penelitian dan berkomunikasi dengan pemilik properti dan pihak berwenang terkait sebelum melakukan shooting di tempat umum.

2.  Perencanaan Pra-produksi

Selanjutnya hal yang tidak kalah penting untuk Anda persiapkan adalah membuat perencanaan pra-produksi yang rinci termasuk penentuan lokasi, waktu, dan aspek teknis lainnya. Pada tahap pra-produksi, tentu Anda akan melakukan pencarian lokasi shooting yang sesuai dengan jalan cerita. Anda perlu mempertimbangkan lokasi tersebut apakah memungkinkan dijadikan lokasi pengambilan gambar.

Buat daftar peralatan yang diperlukan dan pastikan semuanya siap digunakan saat tiba di lokasi. Juga, identifikasi area-area khusus yang mungkin perlu Anda siapkan atau modifikasi untuk keperluan pengambilan gambar. Pastikan kondisi pencahayaan dan suara di lokasi, apakah membutuhkan penambahan alat penunjang lainnya.

3.  Keamanan dan Keselamatan

Pastikan keamanan dan keselamatan semua anggota tim serta masyarakat sekitar adalah prioritas utama. Perhatikan aspek-aspek seperti pengaturan lalu lintas, pengamanan peralatan, dan pengaturan jalur pejalan kaki agar tidak mengganggu kegiatan normal. Jika diperlukan, pertimbangkan untuk memasang tanda peringatan atau penghalang fisik untuk menghindari risiko kecelakaan. Identifikasi risiko potensial dan ambil tindakan pencegahan yang diperlukan. Pastikan Anda memiliki pertolongan pertama yang memadai.

4.  Rencanakan Waktu yang Tepat

Pilih waktu pemotretan yang tepat untuk menghindari kerumunan besar atau waktu-waktu sibuk di tempat umum. Misalnya, hindari jam sibuk di pusat perbelanjaan atau jadwal kegiatan kota yang padat. Hal ini tentu penting untuk menjaga efisiensi dalam proses produksi film dan tentunya menghemat budget.

Buat jadwal produksi yang terperinci yang mencakup semua adegan dan aktivitas yang akan dilakukan selama shooting di tempat umum. Tetapkan waktu mulai dan selesai untuk setiap adegan, serta alokasikan waktu untuk set-up, persiapan, dan pemindahan peralatan. Koordinasikan jadwal ini dengan tim produksi Anda untuk memastikan kesiapan dan efisiensi.

5.  Komunikasi Tim yang Efektif

Jalin komunikasi yang baik dengan tim produksi Anda sangat penting agar dapat bekerja sama dengan baik. Berbagi jadwal, rencana, dan informasi terkait izin dengan semua anggota tim. Pastikan semua orang memahami tugas dan tanggung jawab mereka dan memiliki saluran komunikasi yang efektif selama proses shooting.

Anda harus tetap terhubung melalui komunikasi yang efektif seperti melalui walkie-talkie atau alat komunikasi lainnya untuk memudahkan koordinasi dan penyelesaian masalah jika terjadi kebutuhan mendesak.

6. Menghormati dan Berkomunikasi dengan Masyarakat serta Pihak Berwenang.

Jaga sikap sopan dan hormat terhadap masyarakat sekitar. Jelaskan kepada mereka tentang kegiatan yang akan dilakukan dan berikan informasi yang diperlukan. Jika ada keluhan atau masalah yang timbul, segera tanggapi dengan bijaksana.

Jaga kebersihan dan hindari mengganggu kegiatan normal. Jika ada keluhan atau masalah dari masyarakat sekitar, tanggapilah dengan sopan dan cari solusi yang baik. Berikan informasi kepada mereka tentang kegiatan yang akan dilakukan agar mereka dapat memahami dan bersikap kooperatif.

Jika diperlukan, libatkan pihak berwenang seperti petugas kepolisian atau petugas keamanan di tempat umum. Mereka dapat memberikan bantuan dalam mengatur lalu lintas atau memberikan panduan keamanan tambahan.

 

Baca juga: Mengenal Teknologi CGI (computer-generated imagery), Teknologi Dalam Dunia Film

 

Dalam dunia perfilman, shooting di tempat umum seringkali menjadi bagian yang menantang namun juga mendebarkan. Menghadapi berbagai tantangan dan kendala, memerlukan perencanaan yang matang dan pemahaman tentang izin serta perizinan yang diperlukan. Dari perencanaan pra-produksi yang teliti hingga koordinasi dengan pihak berwenang, logistik, dan keamanan perlu dipersiapkan dengan baik dan matang agar tidak terjadi kendala saat produksi.

Tentu saja hal-hal tersebut dapat menunjang keamanan dan kenyamanan selama produksi agar hasil pengambilan gambar dapat lebih maksimal. Namun jika dirasa terkendala dengan lokasi, tidak ada salahnya Anda menggunakan sewa studio. Saat ini kecanggihan teknologi CGI (computer-generated imagery) yang memungkinkan Anda memiliki latar visual film memukau. Dengan memanfaatkan sewa studio, Anda bisa membuat film petualangan yang memanjakan penonton.

Tidak hanya itu, Anda bisa membuat set tertentu untuk kebutuhan shooting di dalam studio. Bahkan beberapa studio memiliki set jalan dan perumahan seperti lokasi di tempat umum. Tentunya ini membantu proses produksi menjadi lebih efisien, baik bagi para kru dan pemain yang terjamin keamanan dan kenyamanannya. (Aerilia DBK/Shooting Star)