image

Teknik Fotografi Yang Tepat Untuk Photoshoot Fashion

Ketika memasarkan sebuah produk fashion, tentu hal yang perlu Anda lakukan adalah meyakinkan customer dengan produk yang dijual. Salah satu cara yang perlu Anda lakukan untuk meyakinkannya adalah melalui visual produk yang menarik. Photoshoot menjadi cara tepat untuk membuat produk fashion dapat dilirik customer saat dipasarkan. Oleh karena itu, proses pengambilan foto pada photoshoot akan dilakukan secara profesional dengan tujuan untuk menciptakan gambar-gambar yang menarik, berkualitas tinggi, dan sesuai dengan konsep serta teknik yang tepat. Apa saja teknik yang digunakan dalam photoshoot produk fashion? Simak selengkapnya!

Baca juga: Mengenal 5 Jenis Lensa Kamera Penunjang Fotografi

 

Teknik Foto yang perlu diketahui pada Photoshoot Fashion

Pengambilan gambar dalam sesi photoshoot fashion dapat melibatkan fotografer, model, dan tim kreatif lainnya seperti stylist, makeup artist, dan hair stylist. Kegiatan ini dilakukan dalam lingkungan yang terkendali, seperti sewa studio untuk memberikan kendali yang lebih baik terhadap pencahayaan, latar belakang, dan elemen-elemen lainnya. Namun, photoshoot juga bisa dilakukan di luar ruangan, seperti di lokasi alam, perkotaan, atau bangunan yang menarik.

Photoshoot sering kali merupakan kolaborasi antara berbagai individu yang bekerja bersama untuk menciptakan gambar-gambar yang menarik dan mewakili pesan atau tujuan tertentu. Hal ini membutuhkan komunikasi yang baik, pemahaman konsep yang jelas, serta keterampilan teknis dan kreatif dalam pengambilan foto.

Teknik pengambilan foto pada photoshoot fashion memiliki beberapa aspek khusus yang perlu diperhatikan untuk menciptakan hasil yang menarik dan sesuai dengan industri fashion. Berikut adalah beberapa teknik yang umum digunakan dalam photoshoot fashion:

1. Pemilihan lokasi

Lokasi memainkan peran penting dalam menciptakan suasana dan konteks yang sesuai dengan tema fashion. Pilihlah tempat yang sesuai dengan konsep dan gaya yang ingin Anda sampaikan. Hal ini bisa berupa sewa studio dengan latar belakang yang clean dan minimalis, ruang kota yang sibuk, atau alam terbuka dengan pemandangan yang indah.

Jika menggunakan lokasi di luar studio, pastikan lokasi relevan dengan konsep produk fashion. Jika Anda memiliki konsep urban dan modern, maka lokasi perkotaan dengan arsitektur yang menarik bisa menjadi pilihan. Pastikan pula fasilitas dan aksesibilitas lokasi untuk memudahkan selama proses pengambilan gambar.

2. Pemilihan model

Model yang tepat adalah kunci untuk menampilkan pakaian dan aksesori dengan baik. Pilih model yang sesuai dengan visi Anda dan yang mampu mengekspresikan poses dan gerakan yang diperlukan untuk memperlihatkan pakaian dengan sebaik-baiknya. Anda bisa menggunakan beberapa agensi model yang bisa disesuaikan dengan konsep photoshoot yang diinginkan. Melalui proses casting bisa menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menemukan model yang tepat.

3. Pakaian dan aksesori

Pastikan pakaian dan aksesoris yang digunakan sesuai dengan tema dan konsep fashion yang Anda inginkan. Perhatikan detail-detail kecil seperti tatanan pakaian, lipatan, dan bagaimana aksesori tersebut dipakai agar terlihat menarik dan rapi di foto.

4. Posing dan gerakan

Pemilihan pose dan gerakan yang tepat akan membantu menampilkan pakaian dengan baik dan menambahkan dimensi pada foto fashion. Dorong model untuk berpose dengan cara yang menggambarkan pakaian dengan jelas, seperti melangkah, menggerakkan tangan, atau membuat gerakan yang dramatis.

5. Fokus pada detail

Dalam fashion photography, detail-detail penting seperti tekstur, pola, dan aksesoris dapat menjadi elemen yang menarik. Pastikan untuk mengambil foto close-up atau detail yang menampilkan keunikan dan kualitas dari pakaian dan aksesori yang digunakan. Tidak hanya pada penataan busana model, tata rias wajah pun juga mengambil peran penting. Riasan yang detail dengan komposisi warna secara menyeluruh ketika mengenakan elemen fashion lainnya.

6. Komposisi Fotografi

Penerapan aturan komposisi pengambilan gambar seperti aturan pertiga, simetri, atau garis panduan lainnya tetap penting dalam fashion photography. Pastikan bahwa elemen-elemen dalam bingkai foto diatur dengan baik dan seimbang, sehingga fokus pada pakaian dan model tetap jelas. Tujuannya adalah agar foto yang dihasilkan lebih estetik dan enak dilihat tentunya.

7. Pencahayaan

Pencahayaan yang baik akan membantu menggambarkan tekstur dan warna pakaian dengan akurat. Anda dapat menggunakan pencahayaan studio dengan lampu flash atau memanfaatkan pencahayaan alami, seperti sinar matahari. Eksperimen dengan pencahayaan untuk mencapai efek yang diinginkan dan pastikan untuk menghindari bayangan yang mengganggu.

8. Pemilihan lensa

Pemilihan lensa yang tepat dapat membantu menciptakan efek yang diinginkan dalam fashion photography. Lensa prime dengan zfocal length yang lebih panjang seperti 85mm atau 100mm sering digunakan untuk menghasilkan bokeh yang indah dan memperpanjang proporsi model.

Jika Anda akan melakukan photoshoot di kondisi pencahayaan yang rendah atau menggunakan lensa dengan focal length yang panjang, pertimbangkan penggunaan lensa dengan fitur stabilisasi gambar. Fitur ini membantu mengurangi getaran kamera dan menghasilkan gambar yang lebih tajam.

9. Tim produksi yang solid

Fashion photography sering melibatkan kolaborasi dengan tim seperti stylist, makeup artist, dan hair stylist. Pastikan tim Anda bekerja sama untuk mencapai visi yang diinginkan dan menghasilkan harmoni antara pakaian, riasan, dan gaya rambut. Proses pekerjaan pun bisa lebih cepat karena komunikasi yang baik serta pemahaman gaya bekerja agar terhindar dari konflik anggota tim.

10. Pascaproduksi dan pengeditan

Seperti dalam semua jenis fotografi, pengeditan pasca-produksi juga penting dalam fashion photography. Anda dapat melakukan retouching, penyesuaian warna, dan perbaikan kecil lainnya untuk mengoptimalkan hasil akhir foto. Proses pengeditan ini dilakukan oleh seorang editor yang dibantu dengan software seperti Adobe Photoshop ataupun software lainnya yang digunakan sesuai kebutuhan.

 

Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Kamera, Alat Utama dalam Fotografi

 

Di industri kreatif, dunia photoshoot memiliki peran yang sangat penting. Photoshoot digunakan untuk menciptakan gambar-gambar yang menarik, berkualitas tinggi, dan memiliki pesan yang kuat. Ini berlaku untuk berbagai sektor industri kreatif, termasuk fashion, periklanan, seni, desain, film, dan media digital.

Ini melibatkan perencanaan, kreativitas, pengaturan, dan eksekusi yang baik untuk mencapai hasil yang diinginkan. Dunia photoshoot terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan tren, dan terus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari industri kreatif. Berbagai ide dan konsep pun bisa diwujudkan untuk menciptakan gambar-gambar yang menarik dan unik. Tidak harus memilih lokasi yang ekstrim, pengambilan gambar di sewa studio pun bisa Anda maksimalkan dengan dekorasi maksimal. Jadi tidak perlu khawatir dimanapun Anda bisa mengambil gambar dengan baik selama didukung dengan teknik yang tepat! (Aerilia DBK/Shooting Star)